Jumat, 17 September 2010

kubasuh kaki ibu

Lamat terdengar alunnan pujian penyembahan Ilahi berkumandang
Masuk menusuk sanubariku yang kering
Gersang oleh kesalahan dan kekhilafanku
Semakin dalam menyayat
Sakit terasa walau tak berdarah
Tak sanggup aku menahan
Tumpah jua bulir kerinduan di tepi 
Surgaku.....
Dimanakah engkau.....
Semakin keras ku cari 
Semakin terasa kepiluan ini
Terdengar lagi lantunan penyembahan Ilahi
Mengiris sanubari membuka hatiku
Kesadaranku terkoyak
Ku bangkit berlari tiada henti
Merengkuh sosok lembut yang senantiasa menantiku kembali
Ibu.....
Maafkan aku, anakmu yang durhaka ini
Kini akan kubasuh kakimu tuk meminta secuil gudang maaf dan ridhomu
Ibu.....
Saat ini tlah kutemukan Surgaku
Dibawah kakimu

Kamis, 16 September 2010

suara hati

disaat tangan terpaku didagu...
keraguan seakan mulai datang...
lirih terdengar suara hati...
memanggil jiwa untuk hening sejenak...

ingin rasanya berteriak...
tapi semua hanya bisa diam... 
diam untuk selamanya...

kembalilah nak ...kami sekeluarga menunggu...
kawan-kawanmu...
semua saudaramu menunggu...

Apa kamu tidak tahu ?
akan perasaan Mama...
 
pipa-pipa menancap ditubuh Mama
kerikil - kerikil mengotori rumah kita...
 
Mama menangis nak...
Mama butuh kamu...

Pulanglah nak...
Apa kau tidak ingat Mama lagi ?
Aku ini Mama mu nak...
semua orang merindukanmu nak...
Apa hanya dengan doa-doa saja ,
Mama harus menunggu?

Ya Allah yang Maha Tahu...
ucap syukur alhamdulillah hamba haturkan...
atas semuanya yang telah hamba terima selama ini 

Malam ini engkau ( ALLAH ) telah cairkan semuanya
Segala kesedihan ku akan air mata yang di hati ini
 
hamba  yakin dibalik semuanya ini
ada kebaikan yang belum hamba mengerti
Terima kasih ya 'ALLAH
Segala puji untuk-Mu
Terima kasih ya 'ALLAH
Semoga Kau ampuni dosa-dosa hambamu ini

Jangan melihat masa lampau dengan rasa penyesalan ...
Jangan melihat masa depan dengan rasa ketakutan ...
Melihatlah kenyataan yang ada dengan penuh rasa kesadaran ...

malam ini begitu indah,,,
suara gemercik ombak menyambut akan kedatanganku,,,
bintang yang bercahaya seakan menyinari kegelapan hati ku,,,
tak biasa aku seperti ini,,,
kebimbangan hati selalu membayang-bayangiku,,,
ada apa dengan dirrku ini..???
ingin rasanya menyerah pada keadaan...
tapi aku harus tetap berjuang dan terus berjuang...
walau beribu-ribu langkah tlah kupijakan...
tak akan berhenti sebelum aku berhasil menjadi "ORANG"

tunjukan jalanmu ya Allah yang maha memberi petunjuk...
ampuni hambamu ini ya Allah yang maha pemaaf...
dan maafkanlah segala dosa kedua orang tua ku ya Allah...

hanya satu pinta ku di dunia ini...
membahagiakan hati seorang MaMa ku...
maaf kan anakmu ini mama...
karna belum dapat membalas budi.... 

apakah hidupku sudah tak berguna lagi...
apakah nggak ada kesempatan untuk kembali lagi....
tapi bila ini semua harus terjadi,,,
dengan besar hati aku harus terima kenyataan ini...
memang aku akui,
aku nggak bisa melupakanmu,
kau buat diriku terbunuh akan cinta.
tapi aku juga bisa merasakan,
bahwa sebenarnya kamu masih punya rasa cinta padaku, 
walaupun raga kita tak bisa bersama,
tapi hati kita masih bisa menyatu sampai selamanya.... 
semoga kamu bahagia ....

Selasa, 14 September 2010

sahabat

sahabat adalah kebutuhan jiwa...

sahabat adalah ladang hati...
kau taburi dengan kasih...
kau panen dengan penuh rasa terima kasih...
sahabat dirimu seperti naungan yang abadi...
kau selalu ada saat hati lapa dan saat jiwa butuh kedamaian...

persahabatan bisa saling memperkaya ruh kejiwaan...
karena kasih sayangnya tanpa pamrih...

dalam manisnya persahabatan...
pastinya tak akan lepas dari tawa ria, kesedihan & kebahagiaan...
karena dalam titik-titik kecil embun pagi...
hati manusia menemukan fajar jati dan gairah segar
di dalam persahabatan...


Hening malam sendiri...
Bulan & bintang menemani...
Hari-hari ku lewati...
Kenangan indah masih terasa di hati...
Rasa sedih tak berkunjung reda...
Apakah tak ada cinta sejati didunia ini...
Mungkin kau tercipta tuk pergi...
Meski bayang abadimu selalu ada...
Aku masih disini...
Berdiri menanti kau kembali...